Ribut Wijoto
http://www.beritajatim.com/
Panitia Festival Seni Surabaya mengumumkan dua pemenang Lomba Manuskrip Buku Esai, Buku Puisi, dan Buku Cerpen, Kamis (13/10/2011). Pemenang adalah Indra Tjahyadi (Ponorogo) dan Erlang Niduparas (Serang).
PO Sastra FSS 2011 F Aziz Manna menuturkan, penentuan pemenang diputuskan oleh tim juri yang terdiri dari tiga sastrawan. Mereka adalah Beni Setia (Madiun), S Yoga (Ngawi), dan Tengsoe Tjahjono (Malang). "Keputusan bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat," katanya.
Putusan lain dari juri adalah meniadakan pemenang untuk kategori buku esai. Juri beralasan, manuskrip peserta tidak ada yang masuk kriteria sebagai esai. Belum mendekati konsep esai yang menonjolkan gagasan subyektif penulis.
"Beberapa manuskrip cenderung mengarah pada kajian akademik dan beberapa manuskrip lagi lebih mengarah pada laporan jurnalistik," tutur Aziz.
Perihal kategori puisi yang dimenangkan Indra Tjahyadi, Aziz menjelaskan bahwa tim juri menilai manuskrip puisi 'Syair Pemanggul Mayat' secara tematik mewakili tema FSS 2011 'Anomali'. Manuskrip tersebut secara tematik berbicara tentang dunia ambang antara kesadaran dan mimpi.
"Pilihan kata sangat menderam dan meneror. Pencampuradukan realitas. Sedangkan manuskrip peserta lainnya secara pilihan kata, bahasa, serta gaya masih terlalu tertib dan biasa," kata Aziz.
Tentang kategori cerpen, menurut tim juri, manuskrip 'La Rangku' memuat cerpen yang cukup bervariasi dalam menuangkan gagasannya. "Cara bercerita tidak realis murni, mampu membuat pembaca berjalan-jalan dan mendapatkan sesuatu di ujung perjalanan, kesadaran berbahasa tinggi, detail, subversif terhadap cerpen-cerpen koran pada umumnya. Sedangkan manuskrip peserta lainnya kurang utuh sebagai sebuah satu kesatuan buku serta kurang mewakili tema lomba," papar Aziz.
Selanjutnya, manuskrip pemenang lomba bakal diterbitkan panitia FSS 2011 dalam bentuk buku. "Acara bedah buku digelar tanggal 3 November dengan menghadirkan semua tim juri. Kepada para pemenang, panitia memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp 3 juta," tandas Aziz Manna.
13 Oktober 2011
http://www.beritajatim.com/
Panitia Festival Seni Surabaya mengumumkan dua pemenang Lomba Manuskrip Buku Esai, Buku Puisi, dan Buku Cerpen, Kamis (13/10/2011). Pemenang adalah Indra Tjahyadi (Ponorogo) dan Erlang Niduparas (Serang).
PO Sastra FSS 2011 F Aziz Manna menuturkan, penentuan pemenang diputuskan oleh tim juri yang terdiri dari tiga sastrawan. Mereka adalah Beni Setia (Madiun), S Yoga (Ngawi), dan Tengsoe Tjahjono (Malang). "Keputusan bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat," katanya.
Putusan lain dari juri adalah meniadakan pemenang untuk kategori buku esai. Juri beralasan, manuskrip peserta tidak ada yang masuk kriteria sebagai esai. Belum mendekati konsep esai yang menonjolkan gagasan subyektif penulis.
"Beberapa manuskrip cenderung mengarah pada kajian akademik dan beberapa manuskrip lagi lebih mengarah pada laporan jurnalistik," tutur Aziz.
Perihal kategori puisi yang dimenangkan Indra Tjahyadi, Aziz menjelaskan bahwa tim juri menilai manuskrip puisi 'Syair Pemanggul Mayat' secara tematik mewakili tema FSS 2011 'Anomali'. Manuskrip tersebut secara tematik berbicara tentang dunia ambang antara kesadaran dan mimpi.
"Pilihan kata sangat menderam dan meneror. Pencampuradukan realitas. Sedangkan manuskrip peserta lainnya secara pilihan kata, bahasa, serta gaya masih terlalu tertib dan biasa," kata Aziz.
Tentang kategori cerpen, menurut tim juri, manuskrip 'La Rangku' memuat cerpen yang cukup bervariasi dalam menuangkan gagasannya. "Cara bercerita tidak realis murni, mampu membuat pembaca berjalan-jalan dan mendapatkan sesuatu di ujung perjalanan, kesadaran berbahasa tinggi, detail, subversif terhadap cerpen-cerpen koran pada umumnya. Sedangkan manuskrip peserta lainnya kurang utuh sebagai sebuah satu kesatuan buku serta kurang mewakili tema lomba," papar Aziz.
Selanjutnya, manuskrip pemenang lomba bakal diterbitkan panitia FSS 2011 dalam bentuk buku. "Acara bedah buku digelar tanggal 3 November dengan menghadirkan semua tim juri. Kepada para pemenang, panitia memberikan hadiah uang tunai sebesar Rp 3 juta," tandas Aziz Manna.
13 Oktober 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar